Langsa – Tarik Minat Wisatawan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendorong sektor pariwisata.
Langkah ambisius tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghidupkan ekonomi kreatif serta mempromosikan potensi wisata budaya, kuliner, sejarah, dan alam yang selama ini menjadi daya tarik provinsi berjuluk Bumi Sriwijaya itu.
Event Dikemas Lebih Variatif dan Modern

Baca Juga : Walkot Palembang Perbaiki 1.500 RTLH Tahun Ini, Fokus di 6 Kecamatan
Kepala Dinas Pariwisata Sumsel menjelaskan, ratusan event itu dirancang lebih variatif dibanding tahun sebelumnya. Tidak hanya menampilkan seni budaya tradisional, tapi juga festival modern yang digemari generasi muda.
Beberapa jenis kegiatan yang akan digelar antara lain:
-
Festival kuliner khas Sumsel
-
Lomba olahraga air di Sungai Musi
-
Parade budaya daerah
-
Event musik dan hiburan kreatif
-
Kompetisi fotografi dan videografi
-
Festival kopi dan UMKM lokal
-
Pagelaran sejarah Kerajaan Sriwijaya
Dengan variasi tersebut, pemerintah menargetkan setiap kelompok usia—dari keluarga hingga wisatawan milenial—bisa menemukan event yang sesuai minat mereka.
Dukungan Pemerintah Pusat dan Kolaborasi Daerah
Pemerintah pusat menilai Sumsel memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) dan wisata sejarah.
Kolaborasi antardaerah pun menjadi perhatian utama.
-
Pagar Alam dengan wisata alam dan pegunungan
-
Banyuasin dengan potensi mangrove dan wisata bahari
-
Lubuklinggau dengan atraksi seni budaya
-
Palembang sebagai pusat kegiatan internasional dan sport tourism
Target Tingkatkan Jumlah Kunjungan Wisatawan
Dengan ratusan agenda yang tersedia hampir setiap bulan, Pemprov Sumsel optimistis dapat mendorong peningkatan signifikan terhadap jumlah wisatawan.
Tahun ini, pemerintah menargetkan:
-
Peningkatan jumlah wisatawan domestik
-
Kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari negara tetangga
-
Kenaikan perputaran ekonomi UMKM lokal
-
Tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, fashion, dan kerajinan tangan
Dampak Ekonomi di Lapangan
Pengusaha hotel, restoran, dan pelaku UMKM menyambut antusias program besar ini.
-
Tingkat okupansi hotel
-
Penjualan kuliner lokal
-
Penyerapan tenaga kerja sementara
-
Aktivitas transportasi wisata
-
Penjualan produk kerajinan khas Sumsel
“Setiap festival itu selalu membuat kota ramai.
-
Travel influencer
-
Komunitas fotografi
-
Konten kreator lokal
-
Platform wisata digital
Dengan persiapan matang, Sumsel berharap peluncuran 200 event pariwisata tahun ini menjadi momentum kebangkitan dunia wisata pascapandemi serta memperkuat posisi provinsi sebagai salah satu destinasi favorit di Indonesia.